|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pengunjung ke 14879 sejak 14 November 2006
|
PENYEBARAN Harimau dapat hidup di berbagai tipe habitat mulai dari hutan tropis yang selalu hijau dan yang menggugurkan daun di bagian selatan Asia, sampai ke daerah konifer, semak Oak dan daerah berkayu di Siberia. Harimau juga dapat hidup dengan baik di hutan mangrove Sundarbans, hutan berduri yang kering di bagian barat laut India dan hutan rumput yang tinggi di kaki pegunungan Himalaya dan jejaknya pernah ditemukan pada musim dingin di atas salju pada ketinggian 3000 m. Distribusi geografik harimau di Asia mulai dari Timur Turki, ke laut Okhotsk. Tetapi daerah penyebaran ini semakin berkurang seiring dengan waktu. Saat ini harimau hanya hidup dalam populasi yang berpencar-pencar mulai dari India sampai Vietnam dan di Sumatra, China dan Rusia sepanjang Timur. Status Populasi Harimau Sumatera yang saat ini oleh IUCN dikategorikan sebagai satwa langka, pada abad ke 19 diperkirakan masih berjumlah 100.000 ekor. Dan pada tahun 1993 berdasarkan survei dan literatur status populasi harimau diperkirakan tidak lebih dari 7.700 ekor. Berdasarkan Analisa Viabilitas Populasi dan Habitat (Population & Habitat Viability Analisys ~PHVA) jumlah Harimau Sumatera diperkirakan 400 ekor yang terdapat pada 5 kawasan yang relatif mempunyai prospek bagus, dan kurang lebih 200 ekor lainnya berada di lokasi lain di Sumatera. Kini populasi Harimau Sumatera terus mengalami penurunan karena perburuan dan kehilangan habitat untuk perkampungan manusia. Daerah Jelajah Harimau membutuhkan cukup hewan mangsa, habitat dan air. Jumlah mereka selalu berubah sesuai dengan kepadatan mangsa. Betina memerlukan daerah untuk tempat membesarkan anaknya, jantan mencari cara untuk mendekati betina dan mempunyai daerah jelajah yang lebih luas. Di daerah yang kaya akan hewan mangsa sepanjang tahun luas daerah betina antara 10-39km dan jantan antara 30 - 105 km.Pada daerah hewan mangsa kurang terdistribusi dan melakukan perpindahan musiman, luas daerah harimau betina 100-400 km dan 800-1000 km untuk jantan. Diupdate oleh Staf TNBT pada Selasa 20 Oct 2009 pukul 00:00:00 |