Pengunjung ke 14875 sejak 14 November 2006
DISKUSI || KONTAK || EVENT || BERITAHU TEMAN || PETA SITUS || CHANGE TO ENGLISH
Senin 06 Sep 2010 15:38:00 GMT

PERILAKU

Biasanya harimau hidup soliter, kecuali pada betina dan anak, mereka tidak anti sosial. Jantan bergabung dengan betina untuk kawin dan pernah teramati jantan dengan betina dan anak saat makan atau istirahat. Tidak seperti kebanyakan jenis kucing lain, harimau dengan mudah memasuki air. Selama musim panas mereka akan berendam di danau atau kolam sepanjang hari yang panas. Harimau dapat berenang sejauh 8 km seperti yang terjadi antara daratan Malaysia ke Pulau Penang.

Umumnya harimau berburu antara sore dan pagi hari (Fajar), tetapi dalam beberapa kondisi harimau berburu siang hari. Hewan mangsa harimau adalah seluruh satwa yang ada di habitat mereka, yang terdiri dari berbagai jenis rusa, babi, kerbau dan banteng. Harimau juga memangsa anak gajah dan badak, serta jenis lainnya yang lebih kecil, termasuk monyet, burung, reptil dan ikan.

Harimau sewaktu-waktu membunuh leopard dan jenis mereka sendiri, serta karnivora lainnya, termasuk beruang yang beratnya mencapai 170 kg.

Harimau biasanya menerkam mangsa yang besar diawali dengan mengintai dari belakang, dan berakhir memburu mangsanya, terkadang melompat/menerkam mangsanya. Ketika menangkap dan membunuh mangsa, harimau mempunyai target utama yaitu leher, juga tengkuk atau tenggorokan. Bagian yang ditangkap tergantung beberapa faktor seperti ukuran tubuh mangsa, ukuran tubuh harimau, apakah penerkaman dari depan, belakang atau samping dan gerakan perlawanan hewan mangsa.

Sifat khas harimau adalah mencengkeram leher mangsanya setelah merubuhkannya, hingga mangsanya mati. Harimau mencengkeram leher mangsanya ini untuk melindungi harimau dari tanduk, dan kaki serta mencegah hewan mangsa dapat tegak kembali. Harimau lebih suka menggigit bagian belakang leher, sedekat mungkin dengan tengkorak, serta membunuh korban dengan cara mematahkan tulang belakang. Hewan mangsa biasanya diseret ke daerah yang bernaung, harimau mempertunjukkan kekuatan mereka saat menyeret mangsanya yang berat. Di Burma harimau menyeret mangsanya yaitu gaur yang 13 orang laki-laki tidak dapat menggerakkannya.

Harimau dapat makan 18-40 kg daging mangsanya dalam sekali makan. Jika tidak hancur, ia kembali ke tempat tersebut untuk makan sisa-sisa kecil. Mangsa yang besar ditangkap satu kali seminggu. Diperkirakan frekuensi pembunuhan oleh betina tanpa anak adalah sekali setiap 8-8,5 hari. Walaupun mempunyai keahlian berburu yang tinggi, harimau sering tidak berhasil. Berburu mangsa biasanya dilakukan secara individu tapi pernah juga kelihatan harimau berburu secara berkelompok.

Harimau pada dasarnya tidak memangsa manusia kecuali habitatnya terganggu, sudah tua, sakit-sakitan atau terluka. Beberapa korban timbul karena konfrontasi eksidental atau sebagai reaksi mempertahankan diri dan melihat tubuh manusia sebagai makanan sehingga manusia menjadi target karena dianggap hewan mangsa yang mudah ditangkap. Harimau yang memangsa manusia mungkin mengajarkan kepada anaknya bahwa manusia adalah mangsa. Tetapi kematian atau luka disebabkan oleh harimau atau harimau yang melindungi anaknya tidak selamanya menjadi petunjuk bahwa harimau pemakan manusia.

Harimau Sumatera jantan beratnya berkisar 100-140 kg, panjang diukur dari kaki belakang dan depan 2,20-2,55 m, panjang tengkorak 295 - 335 mm. Sedangkan betina beratnya 75 - 100 kg, panjangnya 2,15 - 2,30 m, dan panjang tengkorak 263 - 294 mm.



Diupdate oleh Staf TNBT pada Selasa 20 Oct 2009 pukul 00:00:00